Desa Pakis, yang termasuk dalam wilayah Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, memiliki berbagai kegiatan desa yang rutin dilakukan. Beberapa kegiatan tersebut meliputi kegiatan adat istiadat seperti nyadranan, selamatan bocah angon, ambengan, serta kegiatan gotong royong yang masih kental di masyarakat.
1. Nyadranan
Nyadranan adalah tradisi membersihkan makam leluhur yang biasanya dilakukan menjelang bulan suci Ramadhan atau peringatan hari besar lainnya. Pada tradisi ini, warga dari berbagai dusun berkumpul di area pemakaman desa membawa peralatan kebersihan, dilanjutkan dengan doa tahlil bersama dan saling bertukar makanan.
2. Selamatan Bocah Angon
Selamatan Bocah Angon adalah upacara selamatan untuk anak-anak desa yang dilaksanakan dengan tujuan memohon keselamatan, perlindungan dari mara bahaya, kesehatan, dan keberkahan masa depan bagi generasi muda penerus Desa Pakis.
3. Tradisi Ambengan
Ambengan adalah tradisi membawa makanan berupa nasi tumpeng, lauk pauk tradisional, dan berkat yang diletakkan dalam wadah untuk didoakan bersama dalam forum kenduri. Tradisi ini mengajarkan nilai berbagi, kerendahan hati, dan rasa syukur atas rezeki bumi yang melimpah.
4. Semangat Gotong Royong Warga
Gotong royong merupakan urat nadi kehidupan masyarakat Desa Pakis. Kegiatan bersama dilakukan untuk kepentingan umum, seperti pembersihan jalan dusun, perawatan fasilitas balai pertemuan, normalisasi parit sawah, serta bantuan pembangunan rumah warga yang membutuhkan.
5. Kegiatan Kemasyarakatan Lainnya
Selain kegiatan adat di atas, masyarakat Desa Pakis juga aktif dalam kegiatan keagamaan majelis taklim, kegiatan ekonomi desa melalui kelompok tani dan UMKM, serta kegiatan kepemudaan dan olahraga.